Hadist Birrul Walidain, Mengenang Kasih Ibu Di Hari Ibu
"Al Birr adalah mentaati kedua orang tua didalam semua apa yang mereka perintahkan kepada engkau, selama tidak bermaksiat kepada Allah, dan Al ‘Uquuq dan menjauhi mereka dan tidak berbuat baik kepadanya.".
Berawal Dari Sejarah Indonesia-Maroko
Indonesia, salah satu Negara demokrasi yang berada diwilayah asia tenggara, bagian timur dari benua asia. Sedangkan Maroko adalah Negara kerajaan yang berada di wilayah afrika utara atau bagian barat dari benua Afrika yang sering disebut dengan Maghribi (negeri matahari terbenam).
Menjadi Generasi Tiada Hari Tanpa Qur'an
Rasulullah SAW bersabda: "Siapa yang membaca Al Quran, mempelajarinya dan mengamalkannya, maka dipakaikan mahkota dari cahaya pada hari Kiamat, cahayanya seperti cahaya matahari, kedua orang tuanya dipakaikan dua jubah (kemuliaan), yang tidak pernah didapatkan di dunia,..
Taman Zoologique de Rabat
Sebuah Kebun binatang yang memberikan pemandangan yang berbeda dengan menyajikan hewan yang hidup dalam habitat aslinya yang telah disesuaikan dengan sifat iklim sub-benua, untuk memanjakan pengunjung seolah berada di alam dan satwa liar..
Keuntungan Belajar di Maroko
Kuliah di luar negeri akan mendapatkan lebih banyak pengalaman di banding dengan yang kuliah di dalam negri. Dan Maroko adalah salah satu pusat ilmu-ilmu keislaman selain negara di timur tengah lainnya seperti Mesir, sudan, yaman dan lainnya. Dan Maroko merupakan salah satu warisan dunia yang kini merupakan Pusat ...
10 Jun 2012
[Reportase] Peluncuran Novel “Ouhibouki Areta”: Sajian imajinasi penuh sensasi
6 Jun 2012
Launching Novel Islami "Ouhibouki Areta"
![]() |
| Cover Novel Ouhibouki Areta |
Cahaya malam bak emas, seakan menyaingi indahnya gundukan Gurun Sahara. Keindahan salju di kota Michilleffen, seakan membuka tabir cinta yang sempat tertutup oleh sebuah syariat agama. Indahnya persahabatan Indonesia dan Maroko ikut menghidupi hati Asyam dan Areta yang pada akhirnya menyadari bahwa cinta itu tak dilarang syariatnya. cinta adalah urusan hati, dan hati adalah urusan Illahi.
Sebuah Novel Islami yang tak hanya mengangkat kisah cinta ala pujangga Cordova, tetapi menguak sebuah lentera pendidikan islam yang sudah lama tak terjamah lagi. Setiap sudut-sudut ke-eksotikan negeri matahari terbenam ini, nyatanya telah membuat kisah persahabatan dua negara ini tak pernah terbenam.
Segera launching Novel Islami "Ouhibouki Areta" dari penulis Risma Inoy. Hadiri acara launchingnya pada hari Mingggu, 10 Juni 2012 pukul 14.00-selesai di Bobby D's Restaurant and Bar Kemang, Jalan Kemang Raya no.3-5 Jakarta Selatan.
22 Mei 2012
Ailaahun ma'a Allah?
"Bahkan Allah lebih baik, lebih kekal, lebih agung dan lebih mulia."
Dan sesungguhnya jika kamu menanyakan kepada mereka: "Siapakah yang menurunkan air dan langit lalu menghidupkan dengan air itu bumi, bumi sesudah matinya?" Tentu mereka akan menjawab, "Allah", (Q.S. Al Ankabut: 63)
Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang gaib; tak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri. (Q.S. Al An'am: 59) .
Sesungguhnya Allah hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang hari kiamat dan Dialah Yang menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang ada dalam rahim. Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui dengan pasti apa yang akan diusahakannya besok. Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. (Q.S. Lukman: 34)
قُلْ لَا يَعْلَمُ مَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ الْغَيْبَ إِلَّا اللَّهُ
Katakanlah: "Tidak ada seorangpun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang gaib, kecuali Allah". (Q.S. An Naml: 65)
ثَقُلَتْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ لَا تَأْتِيكُمْ إِلَّا بَغْتَةً
Kiamat itu amat berat (huru-haranya bagi makhluk) yang di langit dan di bumi. Kiamat itu tidak akan datang kepadamu melainkan dengan tiba-tiba". (Q.S. Al A'raf: 187)
![]() |
| "Apakah ada tuhan lain selain tuhan Allah ta'ala?" |
Posted in: wa tawaashau bil haqDoa Bulan Rajab
Doa tersebut banyak disandarkan dari Rasulullah SAW, dan dinyatakan sebagai kebiasaan Rasulullah SAW ketika memasuki bulan Rajab. Hadits yang memuat doa tersebut bertebaran di banyak kitab hadits, namun memang tidak didukung dengan kekuatan sanad yang baik. Beberapa perawi yang meriwayatkan lafadz doa tersebut antara lain : Imam Ahmad dalam Musnadnya , Ibn Sunny dalam “Amal Yaumi wal Lailah” , Imam Baihaqiy dalam Syu’abul Iman , Abu Nu’aim dalam Al-Hilyah, dan AlBazar dalam Musnadnya.
Meskipun ada di beberapa kitab hadits, tetapi sanadnya tidak kuat, khususnya yang ada pada riwayat Imam Ahmad, dimana ada dua nama perawi masing-masing : Zaidah bin Abi Roqid dan Ziyad bin Abdullah, yang dilemahkan oleh imam ahlu hadits. Bahkan tentang Zaidah, seorang imam Bukhori pun menyatakan dengan lugas bahwa ia seorang munkarul hadits.
Hasil akhir penilaian para ulama memang menghukumi bahwa hadits ini adalah lemah sanadnya. Tak kurang Imam An-Nawawi dalam al Adzkar , adz Dzahabi didalam “Al Mizan” dan , Syeikh Ahmad Syakir, Syuaib al-Arnauth, dan Syeikh Albani menyebutkan hal yang sama dan tak jauh berbeda tentang lemahnya sanad hadits ini.
Pertanyaan berikutnya adalah, bagaimana dengan fenomena tersebarnya hadits tersebut dan hukum mengamalkannya ? Untuk menjawab hal tersebut, setidaknya ada dua hal yang bisa kita bahas secara objektif :
Pertama : Tentang Kebolehan Amal dengan Hadits Dhoif
Dalam khazanah pemikiran Islam, hadits dhoif tidak lantas kemudian ditinggalkan begitu saja dan menjadi tidak berguna begitu saja. Namun bisa digunakan khususnya terkait fadhoilul amal, motivasi (targhib dan tarhib), bukan dalam masalah halal haram apalagi keyakinan. Dalam hal ini memang ada perbedaan pandangan di antara ulama. Imam Nawawi dan sebagian ahlu hadits dan fuqoha yang lain memandang kebolehan menggunakan hadits dhoif dalam fadhoil amal.
Ibnu Hajar juga memperbolehkan untuk mengamalkan hadits dhaif dalam bidang targhib dan tarhib, tentu saja dengan syarat yang cukup selektif antara lain : tidak diriwayatkan oleh perawi yang pendusta, bukan termasuk amal perbuatan yang sama sekali tidak mempunyai asal/dasar, dan hendaknya dilakukan dengan tanpa meyakini bahwa hal tersebut adalah diperbuat oleh Rasulullah SAW.
Dengan keterangan di atas, maka melafalkan hadits doa bulan Rajab adalah boleh, sepanjang kita tidak meyakini bahwa hal tersebut benar-benar diucapkan oleh Rasulullah SAW, dan yang terpenting adalah memahami makna yang terkandung di dalamnya, sebagai bentuk motivasi dan pengingatan diri kita akan datangnya Ramadhan. Dan yang jelas, ketika menyampaikan kepada orang lain, hendaknya juga kita tekankan hal tersebut ; bahwa dari sisi riwayat hadits ini lemah, namun dari sisi makna harus kita ambil pelajaran dan motivasinya.
Kedua : Merindukan Ramadhan dengan Doa Mutlak dan Persiapan Amal
Secara riwayat, hadits tentang doa di atas memang lemah. Namun kita semua pasti sepakat bahwa apa yang terkandung di dalamnya adalah kuat secara makna. Bagaimana tidak ? doa tersebut tidak lain dan tidak bukan adalah gambaran sekaligus anjuran bagaimana kita menyambut dan merindukan ramadhan, bahkan lebih jauh lagi menyiapkan diri dan banyak hal untuk menyambut kedatangan bulan mulia tersebut.
Maka hal inilah yang harus senantiasa kita utamakan dan ambil inspirasinya. Tidak hanya terjebak dalam lafal doa semata tanpa kesiapan riil dalam amal dan perbuatan. Syeikh Abdul Karim bin Abdulah al-Khudair pernah ditanya tentang seorang yang berdoa dengan “ Allahuma bariklana fi rojab wa sya’ban wa ballighna romadhon “. Maka beliau menjawab dengan tenang : Semoga Allah memberikan pahala kepadanya. Memang hadits (doa) ini tidak kuat, namun jika seorang muslim berdoa kepada Allah SWT agar menyampaikannya bulan Ramadhan, dan memberikan taufiq dalam mengamalkan puasa dan tarawih di dalamnya, dan mendapatkan lailatul qadar, atau berdoa dengan doa mutlak yang lainnya. Maka hal ini insya Allah boleh dan tidak mengapa.
Ibnu Rojab masih dalam kitab yang sama, ketika menjelaskan hadits di atas memberikan pelajaran agung kepada kita : Dalam hadits ini terdapat dalil tentang anjuran berdoa minta panjang usia agar mendapati waktu-waktu yang mulia, agar dapat menjalankan amal sholih di dalamnya. Sesungguhnya seorang muslim tidaklah bertambah usianya kecuali untuk kebaikan, dan sebaik-baik manusia adalah yang panjang umurnya dan banyak amalnya.
Akhirnya, marilah kita tidak terjebak dalam lafadz doa hadits di atas. Yang mengamalkannya hendaknya mengetahui sejauh mana keyakinannya akan kekuatan hadits tersebut. Yang tidak sepakat, hendaknya menyadari ini wilayah perbedaan pendapat ulama sehingga sikap toleransi dan menghormati harus dijunjung tinggi. Dan yang lebih baik dari itu semua, menyiapkan diri dan semangat untuk memasuki ramadhan, tidak hanya dengan lafal doa saja, dan jika pun kita berdoa, maka bisa dengan rangkaian doa mutlak dan umum agar diberikan kesempatan dan kekuatan dalam memasuki bulan Ramadhan yang mulia. Wallahu a’lam.
Riwayat : dari berbagai sumber.
Posted in: wa tawaashau bil haq10 Mei 2012
Ketika Matahari diatas Kita...
- Dipercepatkan pembicaraan dan dipermudahkannya memasuki Surga,
- Ditambahkan timbangan pahala supaya lebih berat daripada dosa,
- Dimasukkan ke Surga tanpa hisab.
Tujuh orang yang mendapatkan naungan
Di Mahsyar dengan suhu yang sangat panas di hari hisab, tentulah para manusia menjadi bingung dan panik ingin mencari tempat perlindungan. Dan pada hari itulah manusia akan berkata: "Ke mana tempat lari?". Dalam Al-Quran disingkapkan dengan tegas dan jelas sekali perihal keadaan itu sebagaimana firman Allah dalam surah Al-Qiyamah: 10-11:
"Pada hari itu manusia berkata: "Kemana tempat lari?" Sekali-kali tidak! Tidak ada tempat berlindung!" Tetapi dengan kehendak Allah akan terdapat beberapa orang yang mendapatkan naungan, tetapi tidak semua manusia dapat berteduh di bawahnya, itu merupakan rahmat Allah dan naungannya. Ada tujuh orang yang akan mendapatkan naungan dari Allah dengan rahmatNya pada hari yang tiada naungan selain naunganNya ialah :
- Penguasa/ pemimpin yang adil.
- Seorang remaja yang mengawali keremajaannya dengan beribadah kepada Allah.
- Seorang lelaki yang hatinya dipertautkan dengan masjid-masjid.
- Dua orang yang saling cinta-mencintai karena Allah, yakni yang keduanya berkumpul dan berpisah kerana Allah.
- Seorang lelaki yang ketika dirayu oleh wanita bangsawan lagi rupawan, lalu ia menjawab: "Sesungguhnya aku takut kepada Allah".
- Seorang yang mengeluarkan sedekah dan disembunyikan, sampai tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diperbuat oleh tangan kanannya itu (artinya dia bersedekah dan tidak menceritakan sedekahnya itu kepada orang lain).
- Seorang yang berzikir kepada Allah di tempat yang sunyi, sehingga kedua matanya mencucurkan air mata."
Ketika Kita Harus Memilih…
![]() |
| Hidup itu pilihan |
26 Apr 2012
Dalam Lubang Penyesalan
Salah tidak selamanya berdosa, tapi dosa pasti berasal dari salah. Dosa apakah yang telah ku perbuat, kesalahan apakah yang telah ku pilih dan ku lakukan. Rabby, Ighfirly dzunubi wa khatiati wasturli bi satrika al jamil (Ya tuhanku, Ampunilah dosa-dosaku, kesalahan-kesalahanku, dan tutupilah semua itu dengan keindahanmu)
Di tempat-tempat terindah tak selamanya membawa keindahan, di tempat bersih tak selamanya membersihkan diri. Di tempat suci bisa saja mematikan, di tempat kotor bisa saja menghidupkan, di tempat najis bisa saja membesarkan.
Dalam keindahan bisa tersirat kekejian syetan merayu manusia, menggoda dan menjerumuskan. Dalam kebersihan tersimpan seribu satu macam noktah hitam hati yang melegamkan. Dalam kesucian menumbuhkan rasa kesombongan diri yang mematikan iblis dari tatanan suci malaikat. Dalam kekotoran, kita belajar mengasah diri dan menjaga hati. Dalam kenajisan, kita berusaha membersihkan diri dan mendekatkan ke sang Ilahi. "Dunia dengan seribu trik keindahannya penjara bagi mukmin muslim dan surga bagi orang kafir."
Aku memang layak dibenci dan dicaci maki walau itu bukan yang ku mau, aku memang layak dihujat namun itu bukan yang diharap. Bencilah, cacilah, dan hujatlah sifat egoku, nafsuku yang telah menjerumuskanku di lembah nista dunia, jurang neraka akhirat. Membawa sekelilingku ke lubang penderitaan.
Sesalku tidaklah bisa mengembalikan yang dulu, harapku, pintaku, tangisku tak kan cukup untuk mengampuni dosa-dosaku padamu.
Ku adukan semua salahku, dosaku. ku berikan semua catatan-catatan burukku. ku linangkan semua air mataku untuk yang telah lalu hanya untuk
Memohon maafmu,
Memohon keihklasanmu,
Memohon ridlomu,
Rabby, Izinkanlah aku memperbaikinya
Rabby, Izinkanlah aku memperbaikinya
Rabby, Berikanlah maaf-Mu dan ampunan-Mu dengan sifat Maghfirah-Mu
Rabby, Curahkan kasih sayang-Mu dengan sifat Rahman dan Rahim-Mu
Robby… La tadzarniy fardan wa anta khoirul waritsin….
@dalamloebangpenyesalan...
In Casablanca
24 Apr 2012
This Is Not My Life



16.37.00
Burhan Ali









